9/1/2010
Tersangka pembom bersaudara yang menewaskan delapan orang diantaranya tujuh anggota CIA di Afghanistan pekan lalu, dibebaskan pihak berwenang Yordania, demikian dilansir CNN, Jumat (8/1). Seorang pejabat senior Yordania mengatakan, penahanan itu tidak berkaitan dengan serangan Afghanistan, tapi untuk kecurigaan hubungan mereka dengan organisasi teroris.
Sebuah sumber senior Yordania menegaskan bahwa Asad Khalil Abu-Mulal al-Balawi yang ditangkap pada 31 Desember lalu, ditahan untuk diinterogerasi. Sumber tidak menjelaskan tersangka pembom bersaudara itu berkaitan dengan jaringan teroris apa. Keluarga Asad Khalil Abu-Mulal al-Balawi bersikeras bahwa ia tidak bersalah. Ia adalah seorang insinyur komputer dan anggota Asosiasi Teknik Yordania.
Lain dengan Humam Khalil Abu-Mulal al-Balawi, ia adalah seorang agen ganda. Menurut pejabat senior Yordania, ia direkrut sebagai sumber intelijen kontraterorisme. Namun menurut seorang mantan pejabat intelijen AS, ia menjadi agen ganda untuk al-Qaeda. Istrinya, Defne Bayrak, mengaku terkejut. Namun ia bangga dengan apa yang dilakukan suaminya. "Jika dia adalah seorang martir, semoga Allah menerima kesyahidannya," katanya.(AYB)
Komentar
Belum komentar...
| Hari Ini | : | 122 |
| Kemarin | : | 139 |
| Online | : | 1 |
| Semua | : | 80.897 |




