21/12/2008
JAKARTA - Anggota Panket BBM Fraksi Bintang Pelopor Demokrasi Nizar Dahlan menegaskan, meskipun harga BBM oleh pemerintah telah diturunkan sebanyak dua kali, namun bukan berarti Panket BBM selesai.
"Angket harus jalan terus, kalau harga BBM turun bukan berarti berhenti," katanya dalam diskusi bertema Harga BBM Turun Antara Politis dan Realistis di Jakarta, Sabtu (21/12/2008).
Hal tersebut menurutnya, karena masih banyak benang kusut di sektor migas dan energi nasional yang harus dituntaskan oleh Panket BBM, untuk memperbaiki kondisi dan kebijakan energi nasional.
Dirinya juga mendesak pemerintah, agar transparan mengenai penurunan harga BBM yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Nizar mengimbau janganlah penurunan harga BBM ini dijadikan sebagai komoditas politik, atau pencitraan terhadap pemerintah.
"Saya harap pemerintah mengenai harga BBM transparan dan jangan jadikan ini sebagai pencitraan karena rakyat sedang menunggu," tuturnya.
Bahkan Nizar mengaku optimis panitia angket akan dapat menyelesaikan tugasnya sebelum pergantian para anggota dewan di Pemilu 2009. Namun begitu, dirinya mengatakan jika pada masa anggota dewan 2004-2009 hak angket ini tidak terselesaikan maka akan dapat dilanjutkan pada periode anggota dewan yang baru.
"Hak angket itukan punya otoritas sendiri, bisa saja anggotanya ganti tapi angketnya tetap jalan," kilahnya.
Komentar
Belum komentar...
| Hari Ini | : | 89 |
| Kemarin | : | 139 |
| Online | : | 2 |
| Semua | : | 80.864 |




