29/08/2009
Kado istimewa jelang lebaran diberikan untuk warga Surabaya dan Mojokerto. Terutama bagi mereka yang mendambakan perjalanan panjang dengan aman.
Terkait itu, Menteri Perhubungan Jusman Syafii Jamal meresmikan penggunaan kereta Rel Diesel Eletrik Arek Surokerto (Angkutan Rakyat Ekonomis Surabaya-Mojokerto), di stasiun Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu 29 Agustus 2009.
Serangkaian kereta meluncur dari Stasiun Gubeng, Surabaya. Di dalam gerbong yang masih kinclong ini terlihat sederet bangku penumpang yang juga masih baru. Bentuknya, mirip KA Komuter. Namun, sayang di gerbong ini belum tampak kamar kecil, layaknya gerbong kereta lainnya.
Penumpang yang hendak menggunakan kereta ini, baik dari Surabaya (Gubeng) ke Mojokerto atau sebaliknya dipungut karcis cukup murah. Yakni, berkisar antara Rp 3 ribu dan Rp 4 ribu. Rute KA dari Surabaya menyusuri sepanjang rute. Dengan berhenti di 8 stasiun kecil.
Kereta Api Diesel (KRD) ini terdiri dari dua rangkaian kereta. Satu berangkat dan satu kembali (pulang pergi). Dengan jarak tempuh satu jam perjalanan dari Surabaya-Mojokerto atau sebalIknya," kata Nur Amin Humas Daop VIII Surabaya Sabtu, 29 Agustus 2009.
Dijelaskan, untuk peluncuran perdana ini belum ada shelter. "Belum ada shelter seperti komuter namun akan berhenti di sejumlah stasiun kecil seperti Tarik, Sepanjang, Taman dan beberapa stasiun kecil lainnya," kata dia.
Komentar
Belum komentar...
| Hari Ini | : | 102 |
| Kemarin | : | 139 |
| Online | : | 2 |
| Semua | : | 80.877 |




